Pengertian, Jenis-Jenis, dan Teknik Fotografi

 


Sebelum mempelajari metode dan teknik fotografi, Anda harus mempelajari tentang pengertian fotografi, sejarah, jenis-jenis kamera dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, simak penjelasan mengenai seni fotografi berikut ini.

Pengertian Fotografi

Menurut Wikipedia, fotografi berasal dari bahasa Inggris, secara khusus 'photography' berasal dari bahasa Yunani, yaitu 'photos' yang berarti cahaya dan 'grafo' yang berarti menulis atau menggambar.

Jadi, secara umum fotografi dapat dipahami sebagai proses menggambar atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Dalam seni fotografi, gambar seringkali berupa potret lanskap, potret tempat, atau bahkan potret orang melalui penggunaan cahaya oleh alat yang biasa disebut kamera.

Sederhananya, fotografi adalah seni memotret.

ada beberapa teknik yang harus diketahui untuk mencapai hasil potret yang memukau dan bisa dipraktekkan dengan mudah.

jenis fotografi


Dalam fotografi terdapat berbagai macam genre fotografi yang dari zaman dahulu hingga sekarang berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Berikut beberapa genre fotografi :


1. Fotografi Pemandangan
Fotografi lanskap adalah genre fotografi pemandangan alam. Jenis foto yang dapat digabungkan dengan orang, binatang, dan lainnya. Namun yang menjadi sorotan adalah keindahan alamnya, seperti foto urban, foto pemandangan gunung, foto pemandangan laut, dan lainnya.

2. fotografi makro
Jenis fotografi ini mengambil close-up subjek kecil. Fotografer akan mengabadikan subjek dengan lensa makro untuk hasil yang lebih tajam.
Subjek fotografi makro dapat berupa serangga, bunga, daun, dan lainnya. Untuk membuat detail yang menarik.

3. Fotografi hitam putih
Fotografi hitam putih adalah genre di mana fotografi menghasilkan efek hitam putih. Bahkan saat memotret dalam warna, efek hitam putih sering digunakan untuk menciptakan efek vintage.

4. Fotografi satwa liar
Fotografi satwa liar adalah genre fotografi yang berfokus pada hewan.
Foto-foto ini diambil untuk mempertahankan perilaku unik dari hewan-hewan tersebut untuk menciptakan sebuah karya seni yang menarik dan unik.
Proses pemotretan biasanya dilakukan di area terbuka seperti hutan, kebun binatang, dan lain lain.

5. Fotografi Model
Fotografi model adalah jenis fotografi yang menggunakan subjek manusia untuk berpose, mengekspresikan diri, dan arah pandang yang diorientasikan oleh fotografer.
Fotografi model sering digunakan untuk keperluan fashion model, make up model, dan lainnya. Ambil foto model agar pelanggan mengetahui mereknya.


6. Memiringkan fotografi
Jenis fotografi yang bertujuan untuk membuat foto yang terlihat seperti foto miniatur.
Teknik ini menggunakan lensa khusus yang berguna untuk memperbaiki perspektif dan mengoreksi distorsi dengan mengubah sudut relatif lensa terhadap lingkungan.

7. Fotografi Potret
Fotografi potret mengambil foto dengan subjek sebagai pusat gambar. Umumnya, mata subjek diarahkan ke kamera, sehingga menciptakan kesan komunikasi antara subjek dan fotografer. Adegan berfokus pada ekspresi wajah subjek yang mengungkapkan kesamaan, kepribadian, emosi.

8. Fotografi Jalanan

Fotografi jalanan adalah genre yang berfokus pada mengabadikan klimaks. Biasanya pemotretan subjek adalah kegiatan sehari-hari.
Saat mengambil foto-foto ini, fotografer harus melakukan close-up, tetapi fotografernya jauh. Fotografer harus dapat mengambil gambar dengan cepat namun akurat.

9. Ambil foto panorama
Fotografi panoramik adalah teknik fotografi yang membekukan pergerakan suatu objek.
Biasanya mengambil gambar dengan subjek yang bergerak cepat, memberikan efek kabur pada latar belakang subjek, namun fokus pada subjek yang ditangkap.

10. Ambil foto dengan cahaya
Light Painting Photography atau lebih dikenal dengan lukisan dengan cahaya. Teknik light painting menggunakan shutter speed dan long exposure, kemudian mengambil gambar dalam gelap dan bersinar dengan arah cahaya. Misalnya, pada lampu kilat ponsel, nyalakan sejumlah titik subjek untuk jangka waktu tertentu. 

Teknik Fotografi


Dalam fotografi, ada beberapa teknik yang perlu dipelajari sebelum memotret subjek, yaitu sebagai berikut:

1. Perbesar
Zoom adalah teknik yang digunakan untuk membuat subjek utama tampak jelas, sedangkan latar belakang tampak buram/blur.
Teknik ini bertujuan untuk menonjolkan subjek utama agar lebih menonjol. Zoom menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik untuk menciptakan kesan gerakan.

2. Teknik panning
Panning adalah teknik yang mempertajam subjek bergerak dan memburamkan subjek diam.
Teknik ini akan memberikan hasil terbaik jika Anda melacak subjek saat memotret dengan kecepatan rendah.

3. Teknik pembekuan
Teknik pembekuan merupakan teknik yang digunakan untuk memotret objek yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi. Pada teknik pembekuan ini, objek dibuat seolah olah geraknya dibekukan dan menghasilkan objek yang terlihat tajam saat bergerak.

4. Rekayasa Makro
Teknik makro adalah teknik yang digunakan untuk memotret subjek yang sangat dekat, sehingga subjek tampak diperbesar.
Misalnya, saat mengambil bidikan close-up bunga, bunga akan terlihat lebih tajam dan diperbesar.

5. Teknik bayangan
Teknik bayangan atau biasa dikenal dengan istilah shading, shading adalah teknik memotret subjek yang menutupi cahaya sehingga terang sepenuhnya dari belakang dan subjek berwarna hitam.

6. Teknik bulb
Teknik Bulb yaitu teknik yang dilakukan dengan kecepatan rana yang disesuaikan dengan waktu yang diinginkan, dengan menahan rana lebih lama, seringkali dapat digunakan dengan pelepasan kabel dan tripod.

7. Bidang pandang
Field of view, melihat objek yang ukurannya sama dengan jarak lensa ke objek. Jenis objek seperti Extreme Close-up, Headshot, Close-up, Medium close-up, foto id, Medium shot, Panorama, dan Distance shot.

8. Sudut pengambilan gambar
Sudut kamera, yaitu teknik yang digunakan saat pengambilan gambar dengan melihat sudut pandang kamera atau posisi subjek yang difoto. Ada tiga sudut pandang: mata burung, ketinggian mata, dan mata katak.

Demikian penjelasan tentang pengertian fotografi, sejarah, jenis dan teknik fotografi. Bisa jadi ilmu fotografi berkembang melalui kemajuan teknologi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini